Meditasi Chenrezig tangan seribu

Praktik ini disiapkan untuk Retret Chenrezig yang disponsori oleh Casa Tibet Mexico dan Dharma Friendship Foundation pada tahun 2001-2002. Praktik ini mengakomodasi mereka yang belum menerima pemberdayaan agung ke dalam mandala Chenrezig tangan seribu. Praktik ini ditulis berdasarkan praktik Chenrezig oleh Zopa Rinpoche yang tercantum dalam Pearl of Wisdom, Book II.

  • A A A
  • Visualisasi

    Di depan saya adalah Chenrezig tangan seribu yang agung, perwujudan dari semua kebijaksanaan dan welas asih tanpa batas semua Buddha. Ia berdiri di atas tempat duduk teratai dan bulan. Tubuhnya berwarna putih alami, muda dan berhiaskan ornamen permata yang menakjubkan. Ia memiliki sebelas wajah. Dari tiga wajah di pundak, wajah tengah berwarna putih, yang kanan hijau dan yang kiri merah. Diatas itu semua, wajah tengah berwarna hijau, yang kanan merah dan yang kiri putih. Diatasnya, yang tengah berwajah merah, sebelah kanan putih dan kiri hijau. Diatasnya, ada sebuah wajah murka berwarna biru gelap dengan rambut kuning berdiri. Di atasnya, adalah kepala merah Buddha Amitabha, terlihat damai dan sedang tersenyum.

    Statue of 1000 arm Chenrezig

    Chenrezig tangan seribu, perwujudan dari semua kebijaksanaan dan welas asih tanpa batas semua Buddha.

    Dua tangan pertama Chenrezig berada di depan dada, bersikap anjali sambil menggenggam sebuah permata pengabul harapan. Di sebelah kanan, tangan kedua memegang sebuah tasbih kristal, mengingatkanku untuk senantiasa mendaras mantra. Tangan ketiga dalam posisi memberikan realisasi dan dari tangannya keluar hujan nektar, menyembuhkan rasa lapar dan haus para hantu kelaparan. Tangan keempat memegang sebuah roda dharma.

    Di sebelah kiri, tangan kedua memegang setangkai teratai emas, bunga paling suci meskipun ia tumbuh dari lumpur. Tangan ketiga memegang sebuah vas berisi nektar welas asih bijaksana. Tangan keempat memegang sebuah mangkuk dan panah, sebagai simbol dari mengalahkan empat kekuatan negatif. 992 tangan yang lain berada dalam posisi memberikan realisasi tertinggi. Sebuah kulit rusa menutupi pundak kiri sebagai simbol kebencian telah dilenyapkan dengan kedamaian, welas asih kebijaksanaan.

    Tiga perlindungan dan membangkitkan bodhicitta

    Aku berlindung kepada Buddha, Dharma dan Sangha hingga aku tercerahkan. Melalui kebajikan yang aku lakukan dengan paramita kemurahan hati dan paramita-paramita lainnya, semoga aku mencapai ke-Buddhaan demi membawa manfaat bagi semua makhluk.

    Empat harapan agung

    Alangkah indahnya apabila semua makhluk senantiasa tenang seimbang, bebas dari pembedaan, keterikatan dan kebencian
    Agar mereka senantiasa tenang seimbang,
    Saya akan menyebabkan mereka senantiasa tenang seimbang,
    Guru Chenrezig, berikanlah inspirasi agar saya dapat melakukannya.

    Alangkah indahnya apabila semua makhluk memperoleh kebahagiaan dan sebab-sebabnya,
    Agar mereka memperoleh kebahagiaan dan sebab-sebabnya, saya akan menyebabkan mereka untuk memperolehnya,
    Guru Chenrezig, berikanlah inspirasi agar saya dapat melakukannya.

    Alangkah indahnya apabila semua makhluk bebas dari penderitaan dan sebab-sebabnya,
    Agar mereka bebas dari penderitaan dan sebab-sebabnya,
    Saya akan membebaskan mereka dari penderitaan dan sebab-sebabnya,
    Guru Chenrezig, berikanlah inspirasi agar saya dapat melakukannya.

    Alangkah indahnya apabila semua makhluk tak pernah terpisahkan dari kelahiran yang baik dan kebahagiaan dari pembebasan,
    Agar mereka tak pernah terpisahkan,
    Saya akan menyebabkan mereka agar tak pernah terpisahkan,
    Guru Chenrezig, berikanlah inspirasi agar saya dapat melakukannya.

    Doa tujuh bagian

    Dengan penuh hormat, saya bersujud dengan tubuh, ucapan dan pikiran.
    Dan menyajikan semua jenis persembahan, baik yang nyata maupun yang dibayangkan.
    Saya mengakui semua tindakan negatif sejak masa tak berawal.
    Dan bermudita atas kumpulan kebajikan oleh semua makhluk suci maupun makhluk biasa.
    Mohon tetaplah tinggal hingga samsara berakhir.
    Dan putarlah roda Dharma demi semua makhluk.
    Saya mendedikasikan punya yang dikumpulkan oleh saya dan semua makhluk, demi tercapainya Kesadaran Sempurna.

    Persembahan mandala

    Bumi ini diurapi dengan wangi-wangian, ditaburi dengan bunga-bunga,
    dihiasi dengan Gunung Meru, empat benua, matahari dan bulan.
    Saya membayangkan ini sebagai tanah Buddha dan mempersembahkannya.

    Agar semua makhluk mengalami tanah suci ini!
    Kemelekatan, kebencian dan kebodohan—teman, musuh, dan orang asing, tubuh saya, kemakmuran, dan kenikmatan – aku persembahkan ini semua tanpa merasa kehilangan. Mohon terima dengan senang hati dan menginspirasi saya untuk bebas dari tiga sikap beracun.

    idam guru ratna mandalakam nirya tayami

    Puja permohonan

    Wahai Arya Suci bermata welas asih
    Sumber welas asih
    Aku mohon padamu untuk mendengarkanku
    Bimbing aku, ibu dan ayahku
    dari enam alam ini untuk segera bebas
    Dari samudera samsara maha luas ini
    Aku memohon agar pikiran penyadar yang maha luas,
    dalam dan tiada tara segera berkembang
    Dengan tangis welas asih agungmu
    Mohon bersihkan semua karma dan kebodohan
    Mohon bimbing Aku dan para pengelana
    dengan tangan welas asihmu
    menuju dunia penuh kebahagiaan
    Oh, Amitabha dan Chenrezig
    Sepanjang hidupku jadilah teman terbaikku
    Tunjukkan jalan suci yang non-keliru
    Dan segera satukan kami bersama Buddha.

    Memeditasikan “Delapan Syair Transformasi Pikiran”

    Setelah selesai membaca setiap bait, visualisasikan cahaya keluar dari Chenrezig, mengalir ke dalam dirimu dan memenuhi seluruh dirimu. Ia memurnikan ego dan kebodohanmu yang mencegahmu untuk memahami makna bait tersebut, dan memberikanmu kemampuan untuk memahami dan menyatukan setiap bait ke dalam hidupmu. Jika Anda suka, ucapakan mantra enam suku kata beberapa kali ketika melakukan visualisasi.

    1. Dengan niat untuk mencapai pencerahan
      demi kebahagiaan semua makhluk,
      Yang lebih berharga dibandingkan sebuah permata pengabul harapan,
      Aku akan terus berlatih menghargai mereka.

    2. Kapanpun saya sedang bersama orang lain
      Aku akan berlatih menganggap diriku yang paling rendah,
      Dan dari dasar hatiku
      Akan akan menghormati mereka sebagai yang lebih tinggi.

    3. Aku akan mengamati pikiranku dalam setiap tindakan
      Dan di momen sebuah sikap desktruktif muncul,
      Yang membahayakan diriku dan orang lain,
      Aku akan segera menghadapi dan mencegahnya.

    4. Kapanpun aku bertemu orang yang buruk
      Yang dikuasai energi negatif dan penderitaan berat ,
      Aku akan menganggapnya seseorang yang sangat berharga,
      Seperti aku menemukan harta permata tak ternilai.

    5. Ketika orang lain karena iri hati,
      Memperlakukanku dengan buruk, hina dan sebagainya,
      Aku akan berlatih menerima kekalahan
      Dan mempersembahkan kemenangan kepada mereka.

    6. Ketika seseorang yang saya telah bantu
      Dan saya sangat percaya
      Sangat menyakitiku
      Aku akan berlatih menganggap dirinya guruku yang maha agung.

    7. Singkatnya, aku akan mempersembahkan, secara langsung atau tidak langsung
      Setiap kebaikan dan kebahagiaan kepada semua makhluk, ibuku .
      Aku akan secara rahasia berlatih
      Menerima semua perbuatan menyakitkan dan penderitaan mereka.

    8. Berpraktik tanpa dikotori oleh delapan kondisi duniawai,
      Dengan melihat semua fenomena sebagai ilusi,
      Aku akan berlatih tanpa keterikatan untuk membebaskan semua makhluk
      Dari ikatan pikiran pengganggu belum ditaklukkan dan karma.

    Purifikasi dan menerima inspirasi

    Chenrezig sekarang ada di atas kepala saya, menghadap ke arah yang sama. Chenrezig juga muncul di atas kepala semua makhluk yang duduk di sekitar saya. Di dada setiap Chenrezig adalah sebuah teratai dan cakram. Di setiap cakram terdapat aksara hri, esensi pikiran kebahagiaan sempurna Chenrezig yang maha bijaksana dan maha welas asih. Ia dikelilingi oleh huruf-huruf mantra panjang, dan di dalamnya ada tulisan mantra enam suku kata. Semuanya terbuat dari cahaya yang memancar.

    Dari mantra-mantra dan hri ada banyak cahaya putih dan nektar, yang merupakan hakikat pikiran penuh kebahagiaan tanpa batas Chenrezig, mengalir ke dalam diriku, meresap ke dalam seluruh susunan syaraf. Mereka secara total memurnikan semua tindakan buruk, jejak karma buruk, penyakit dan halangan batin. Saya sangat merasa bahagia dan murni. Cahaya dan nektar juga mengisi diriku dengan realisasi jalan bertahap menuju pencerahan, khususnya cinta, welas asih dan kebijaksanaan Chenrezig.

    Demikian juga, cahaya dan nektar dari Chenrezig yang ada di makhkota semua mahluk juga mengalir ke dalam diri merka, memurnikan semua tindakan buruk dan halangan batin serta menginspirasi mereka dengan dengan realisasi jalan menuju pencerahan (lakukan visualisasi ini sambil mendaras mantra panjang lalu mantra enam suku kata).

    Mantra panjang

    namo ratna trayaya/ namo arya gyana sagara/ berotsana buha radzaya/ tataga¬taya/ arhate/ samyaksam buddhaya/ namo sarwa tatagatebhye/ arhatebhye/ samyak¬sam buddhebhye/ namo arya awalokite/ shoraya/ bodhi satoya/ maha satoya/ maha karunikaya/ tayata/ om/ dara dara/ diri diri/ duru duru/ itte wate/ tsale tsale/ partsale partsale/ kusume kusume ware/ ihli mili/ tsiti dzola/ ahpanaye soha/

    Mantra enam suku kata

    om mani padme hum

    Pencerapan

    Aku akan menjalani hidup yang penuh makna, dan melakukan sebuah perbuatan dengan motivasi untuk mencapai pencerahan demi manfaat semua makhluk. Karena aku punya niat yang begitu mulia, Chenrezig sangat senang. Ia berubah menjadi cahaya putih dan meresap ke dalam jantungku. Dengan Chenrezig menyatu dengan diriku, pikiranku menjadi sumber welas asih, cinta kasih dan bodhicitta maha agung. Tubuhku dipenuhi cahaya putih dan menjadi murni dan sangat bersih, seperi kristal (konsentrasikan ini untuk sementara waktu). Chenrezig di kepala semua makhluk berubah menjadi cahaya, meresap ke dalam mereka, dan memberkahi mereka sehingga mereka mencapai kemajuan di sepanjang jalan praktik bertahap penuju pencerahan.

    Dedikasi

    Semoga berkat kebajikan ini kita semua segera
    mencapai kondisi pencerahan Chenrezig
    sehingga kita mampu untuk membebaskan
    semua makhluk dari penderitaan.

    Semoga pikiran Bodhi yang maha berharga
    yang belum muncul dan berkembang
    semoga yang sudah ada tidak berkurang
    melainkan semakin bertambah

    Berkata jasa-jasa kebajikan yang aku dan orang lain lakukan di masa lalu, saat ini dan masa depan, semoga setiap orang yang hanya melihat, mendengar, mengingat, menyentuh atau berbicara dengan saya langsung terbebas dari penderitaan dan bahagia selama-lamanya.

    Dalam setiap kelahiran, semoga saya dan semua makhluk terlahir di keluarga yang baik, memiliki kebijaksanaan dan welas asih, bebas dari kesombongan dan berdedikasi kepada guru-guru spiritual kami dan kami senantiasa melaksanakan sila dan berkomitmen kepada guru-guru spiritual kami.

    Dalam bentuk apapun kemunculanmu, oh Chenrezig, apapun kelompokmu, masa hidupmu dan dimanapun tanah sucimu, apapun yang Engkau anggap suci dan mulia, semoga aku dan semua orang mencapainya.

    Dengan kekuatan pujian dan harapan kepadamu, semoga semua penyakit, kemiskinan, perang dan pertikaian segera berhenti. Semoga Dharma yang mulia dan semua berkah bertambah di seluruh dunia dan di seluruh penjuru dimana saya dan yang lain berdiam
    Di surga gunung bersalju
    Engkau adalah sumber kebaikan dan kebahagiaan
    Tenzin Gyatso, Chenrezig
    Semoga engkau tetap tinggal hingga samsara berakhir.

    Kegiatan sehari-hari

    Ketika Anda beraktivitas sehari-hari, visualisasikan Chenrezig ada di jantung Anda dan di sekeliling Anda dan di makhluk-makhluk sekitar Anda adalah tanah suci dengan banyak Chenrezig. Ketika Anda sedang makan atau menikmati kesenangan indrawi, persembahkan mereka kepada Chenrezig. Kapanpun Anda dipuji, pikiran bahwa orang lain juga sedang memuji Chenrezig.

    Artikel ini juga tersedia dalam Bahasa Inggris: Meditation on 1000-armed Chenrezig

    Find more on these topics: , , , ,